Tampilan website Polda Papua

 Biasa saja
 Bagus
 Cukup bagus

 
YOBI WENDA

WENDA alias JOPI WENDA
Kristen Protestan, Komplek Wamena dekat SMA YPK Kab. Jayapura anjungan Expo
Ciri-Ciri :
Suku Lanny
Lainnya

Form Pengaduan Online


Ferdinandus Bamulki | Minggu, 22 April 2018 04:38 WIB
SURAT TERBUKA Kepada Yth. Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Papua Di Jayapura Dengan hormat, Berhubungan dengan surat terbuka ini saya ingin menyampaikan isi hati saya sebagai salah satu keluarga bupati Kabupaten Pegunungan Bintang yang sedang dikorbankan dalam aksi pembakaran rumah pribadi dan pengerusakan aset pribadi bupati Kabupaten Pegunungan Bintang. Melalui surat terbuka ini saya ingin menyampaikan isi hati saya sebagai keluarga bupati Kabupaten Pegunungan Bintang yang aset dan fasilitas pribadinya dirusak dan dibakar secara brutal. Bapak Kapolda Papua yang saya hormati, saya ingin memohon bapak untuk memahami bersama persoalan ini dari sudut pandang kami keluarga bupati yang secara jelas dikorbankan oleh pelaku dalam peristiwa itu. Aksi pembakaran rumah pribadi keluarga saya bupati Kabupaten Pegunungan Bintang adalah sebuah tindakan kekacauan dan tindakan kriminal yang sudah merugikan kenyamanan hidup orang lain, tindakan pengerusakan harta benda orang lain, dan tindakan mengancam hak hidup orang lain. Saya tidak habis pikir jika saja sesuatu yang buruk terjadi pada keluarga kami Bupati Pegunungan Bintang, saya berharap bapak memahami bahwa peristiwa ini bukan lagi sebuah kasus kriminal tetapi saya bisa prediksikan bahwa peristiwa ini terkesan sebuah upaya percobaan pembunuhan yang direncanakan sebelumnya. Saya berharap bapak selaku penegak hukum secara bijak melihat persoalan ini. Saya bersama saudara/i saya sebagai keluarga bupati Kabupaten Pegunungan Bintang tidak memperjuangkan kerugian yang kami terima pasca aksi masa itu dengan gerakan aksi masa yang sama seperti mereka, karena kami tidak berpikir kerdil seperti saudara/i kami yang sudah main hakim sendiri merusak dan membumihanguskan harta milik keluarga kami bapak Costan Oktemka. Saya secara pribadi minta pelaku pembakar rumah dan pelaku pengerusakan aset milik bupati Pegunungan Bintang agar ditangkap dan diproses secara hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bapak Kapolda Papua yang saya hormati, Jika ada pihak-pihak yang menekan upaya penegakan hukum dalam kasus pembakaran rumah pribadi dan pengerusakan aset milik bapak bupati Pegunungan Bintang, maka dipastikan pihak-pihak itu dimungkinkan terlibat secara tidak langsung dalam kasus ini. Hal ini karena pernyataan-pernyataan yang berupaya menekan pihak kepolisian atau pernyataan pihak-pihak yang dengan sengaja menghalang-halangi proses penyelidikan terhadap kasus pembakaran adalah mereka yang diduga kuat terlibat dalam gerakan ini. Bapak Kapolda Papua yang saya hormati, saya sebagai keluarga Costan Oktemka yang mendapat musibah ini meminta dengan hormat menyelesaikan persoalan ini secara dengan baik. Saya sangat mendukung proses penyelesaian tuntutan dan aspirasi masa aksi yang diterima secara langsung di Oksibil tanggal 20 April 2018. Tetapi saya berharap pihak Polda Papua juga memberikan perlindungan keamanan dan menyelidiki para pelaku yang sudah merusak dan membakar rumah keluarga saya bapak Costan Oktemka. Saya mohon dengan hormat semoga bapak menyikapi persoalan ini bukan karena desakan, tuntutan atau permintaan masyarakat dengan segala bentuk ancaman tetapi dalam rangka menegakan keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia. Prasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia itu berlaku untuk semua golongan masyarat baik itu masyarakat, pejabat atau pihak manapun. Demikian surat terbuka ini saya buatkan semoga bapak berkenan menerima semua isi hati saya yang saya buat atas nama pribadi dan sebagai keluarga Bupati Pegunungan Bintang bapak Costan Oktemka, S.Ip. Oksibil, 21 April 2018 Hormat Saya Ferdinanadus Bamulki
Balasan :

Rihol marii | Selasa, 03 April 2018 21:52 WIB
Pelaku menipu saya, dengan uang sebesar Rp.2.950.000, untuk pembelian 1 unit kamera digital dan biaya asuransi kamera tersebut, dan sampai skrg barang blm sampai ke tangan saya,
Balasan :
  • Yth. Kepada Saudara Rihol Silakan melapor ke kantor Polisi terdekat serta membawa bukti. Terimakasih

Nikodimus Adang | Selasa, 03 April 2018 21:51 WIB
Yth. Bapak Kapolda PAPUA BARAT Nama saya tersebut diatas, saya adalah korban penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Saya sampaikan kronologis yang sebenar-benarnya, pada tgl 27 maret 2018 saya mengajukan lamaran pekerjaan ke salah satu perusahaan yang dinamakan org2 tsb PT. BINAKARYA INVESTAMA. Dan lamaran saya ajukan via email binakarya_investama@yahoo.com. dan pada tgl itu juga lamaran saya direspon ke alamat email saya tsb di atas dgn balasan berupa surat panggilan pertemuan tes seleksi. Inti dari Isi surat tsb adalah para undangan diundang datang ke jakarta utk mengikuti tes seleksi calon karyawan. Dengan prsyaratan seluruh perongkosan akomodasi, transportasi, dll ditanggung oleh prusahaan dengan syarat ditalangi dl oleh para peserta undangan. Kemudian dari pada itu, smua prsyaratan di dlm undangan tsb saya turuti. Akhirnya saya mlakukan transaksi pengiriman uang sbsr 4jt agar bs mndapatkan kode booking tiket, dan akhirnya transaksi selesai saya mnunggu konfirmasi balik dari pelaku agar sy bs mndapatkan kode booking tiket pswt kbrangkatan manokwari- jakrta. Beberapa jam berselang konfirmasi balik dari pelaku tidak kunjung datang, akhirnya saya putuskan utk menghubungi para pelaku tapi tidak bs tersambung. Saya mohon agar masalah ini bisa ditindaklanjuti segera agar uang saya bisa dikembalikan. Saya sampaikan juga nama & no hp pelaku yang sampai saat ini masih aktif. 1. Arif Arianto: 085320642777 pemeran sebagai pihak travel agen yang dinamakn PT. CITRA HARNIDAZ TRAVEL No rekning BRI 074801020765539 a.n Azisa Sandita, 632901001898507 a.n Muhammad Wahyudi. 2. Hadi Diyatno Risadi, perannya sebagai ketua perekrutan atau KABAG HRD. Sebagai dasar laporan saya sebagaimana yang saya tahu dlm aturan hukum, saya siapkan. Terima kasih.
Balasan :
  • Yth. Kepada Saudara Nikodimus silakan anda melaporkan ke wilayah hukum Polda Papua barat untuk proses lebih lanjut. Terimakasih

Simon | Senin, 26 Maret 2018 16:23 WIB
Yth. Kapolda Papua Dengan Hormat, Saya Simon Bell dari Apex, saya mau menginformasikan bahwa ada tenaga kerja asing ilegal bernama Anthony torrens, alamat kantor dan rumah: Jalan Ruko Pasifik Permai Dok II No.G5 Jayapura. Anthony Torrens bekerja secara ilegal di Jayapura selama 6 bulan. dan memimpin project kementrian inggris “green economic growth for papua provinces” yang bersangkutan juga menyebarkan isu tidak baik terkait dengan gubernur papua, kami sangat khawatir hal ini dapat berdampak buruk untuk papua. mohon di tindaklanjuti tenaga kerja ilegal yang sudah merugikan negara Indonesia. Saya sebagai tenaga kerja asing yg sudah 17 tahun di Indonesia turut prihatin dengan penyalahgunaan kewajiban kepada negara oleh Anthony Torrens. Untuk bukti dan konfirmasi silahkan bisa hubungi saya di email saya.))?
Balasan :
  • Yth. Kepada Bapak Simon silakan melaporkan ke kantor polisi terdekat untuk membuat laporan polisi disertakan menunjukkan bukti yang ada guna proses lebih lanjut. Terimakasih [admin TIK]

Linelya waisapy | Senin, 19 Maret 2018 18:51 WIB
Selamat malam, perkenalkan saya linelya saya berumur 14thn Saya mau melapor bapa saya, karena dia suka membuat kegaduhan dalam rumah. Kalau dia mabuk sifat nya menjadi sangat keras, marah", pukul mama, trus mencari masalah dengan tetangga,padahal tetangganya tidak salah. Saya mohon pak polisi, saya sdh cape, bapa saya kalau pulang jam" 1 malam trus dia buat masalah dlu saya kadang tidak kesekolah kalau dia msih buat masalah, Mama saya juga selalu di jadikan sebagai pokok masalahnya, padahal mama saya tidak salah. Saya mohon pak bantu saya.
Balasan :
  • Yth. Kepada saudari Linelya silakan anda membuat laporan polisi dikantor polisi terdekat

Awal Sebelumnya 1 2 3 4 Selanjutnya Akhir

Nama

Alamat Email

No Telphone

Judul Pengaduan

Isi Pengaduan

Antispam
 
Get the Flash Player to see this player.
Pembukaan Pelatihan SMS 1120

Lainnya
Users online class errors:
  • Unable to delete visitors