Tampilan website Polda Papua

 Biasa saja
 Bagus
 Cukup bagus

 
YOBI WENDA

WENDA alias JOPI WENDA
Kristen Protestan, Komplek Wamena dekat SMA YPK Kab. Jayapura anjungan Expo
Ciri-Ciri :
Suku Lanny
Lainnya

Form Pengaduan Online


Mathen Ronsumbre | Jum'at, 19 Februari 2010 01:52 WIB
Surat yang sdh kami kirim kepada Kalpori tentang ancaman Kompol Marthen Rumsarwir Kepada Panitia Festival Seni Papua di Kab. Biak Numfor yg tembusannya ditujukan kepada Kapolda, Wakapolda, Kabid Propam,Irwasda, Dir Reskrim, Kabid Humas Polda Papua, kami harapkan agar dapat di proses sesuai hukum yang berlalu. Karena tindakan Kompol sangat bertentang dengan Visi Polda Papua dan Misi Polda Papua aitem 1,2,4 dan 5.
Balasan :

edwin | Kamis, 18 Februari 2010 21:51 WIB
sel kepada anggota polisi yg telah mengikuti pelatihan sms 1120
Balasan :
  • trimaksih (user itwasda)

adam | Selasa, 16 Februari 2010 20:16 WIB
siank pak,saya mau tanya kapan lagi ada penerimaan bintara polri untuk tahun ini saya mohon kepastiannya pak????karena umur saya tinggal tahun ini bisa daftar bintara polri pak???terimah kasih atas perhatiannya pak
Balasan :

ISHaK C ARWAM | Senin, 15 Februari 2010 05:19 WIB
Pak Polisi Ysh, Tolong ditindak lanjuti laporan saya tentang Perilaku Oknum Polri Bribtu Patar Purba yang tidak mencerminkan seorang prajurit Polri, ingat program QUICK WIN Yang bapak buat. gimana quick win.? merespon pengaduan saja lambat.
Balasan :

Laskarbanyuwangi | Kamis, 11 Februari 2010 23:13 WIB
Yg Terhormat bpk kapolda beserta jajaranya,Tolong pak ini kasus sudah 4 bln BAP untuk MT dari polsek kuala kencana blm juga jadi,di duga kapolsek kuken mendapat suap dari MT.MOHON Tegakan ke adilan berikut kutipan dari koran radar. Bendahara TPKK SP 3 Dikeroyok * Gara-gara Dana Respek TIMIKA – Bendahara Tim Pengelola Kegiatan Kampung (TPKK) Program Respek Kampung Karang Senang(SP3)MIMIKA, Mahfud,menderitaluka-luka memar di wajah akibat dianiaya di rumahnya sekitar pukul 18.00 WIT, Minggu (30/8). Ketika ditemui Radar Timika di RSMM sekitar pukul 21.30 WIT tadi malam, tampak luka-luka memar pada wajah warga Jalan Majapahit SP3 tersebut,yakni pada bagian mata kanan dan kiri Korban menerangkan dirinya dikeroyok.Sebelum kejadian itu, kata Mahfud, Kamis lalu (27/8) pukul 07.00 WIT Kepala Kampung SP 3,MT,meminta uang kepadanya sebanyak Rp10 juta untuk membayar honor Tim Tiga Tungku.Tapi korban mengatakan uang sudah habis. Setelah itu, pukul 09.00 WIT, MT kembali menyuruh seorang warga datang ke rumahnya untuk meminta dana sisa kegiatan timbunan di jalan belakang Kantor GSBJ. Korban menjawab uang sudah dipakai habis untuk kegiatan, sambil menunjukan rinciannya. Jumat sore (28/8) kira-kira pukul 17.00 WIT, sekitar 5-10 warga mendatangi rumahnya mempertanyakan sisa dana kegiatan penimbunan jalan di belakang kantor GSBJ. Kata Mahfud, dirinya menjelaskan rincian dana, sehingga warga tersebut pulang. Tiba-tiba Minggu sore (30/8) pukul 18.00 WIT, korban mendengar bunyi telepon dari MT. Kata Mahfud, dalam pembicaraan di telepon itu dirinya dicaci-maki dengan kata-kata yang tidak layak didengar. Selain itu, MT mengancam datang ke rumahnya untuk menghajarnya. Beberapa saat kemudian, MT datang bersama dua warga yang tidak dikenalinya. Korban kemudian dihajar."Saya sempat mau membela diri dengan melawan mereka,tapi karena mereka langsung mengeroyok saya, sehingga saya tidak berdaya," ujar Mahfud.
Balasan :


Nama

Alamat Email

No Telphone

Judul Pengaduan

Isi Pengaduan

Antispam
 
Get the Flash Player to see this player.
Pembukaan Pelatihan SMS 1120

Lainnya
Users online class errors:
  • Unable to delete visitors