Tampilan website Polda Papua

 Biasa saja
 Bagus
 Cukup bagus

 
YOBI WENDA

WENDA alias JOPI WENDA
Kristen Protestan, Komplek Wamena dekat SMA YPK Kab. Jayapura anjungan Expo
Ciri-Ciri :
Suku Lanny
Lainnya

Form Pengaduan Online


Herdiman | Kamis, 18 Januari 2018 22:01 WIB
Trima Kasih... Trima Kasih Bpk KAPOLDA PAPUA.IRJEN POL. BOY RAFLI AMAR. Bapak KAPOLDA PAPUA. Kami Sangat bertrerima kasih atas pelayanan Lembaga Kepolisian PAPUA,terhadap ADUAN-ADUAN Masyarakat yang sudah di layani dengan baik. Berkenaan dengan itu kami sangat berharap agar Persoalan kelompok BELADIRI Warga PSHT, yang menyerang beberapa Warga Timor di Padang Bulan dgn melibatkan banyak Warga PAPUA dan Pendatang lainnya. Kelompok ini sering dan selalu menjadi biang kekisruhan baik di Kab. Jayapura, kerom, juga di Kota Jayapura. Laporan Polisi STTL/2.798/XII/2017/Polsek Abepura. Persoalan ini sudah ditangan Polsek Abe akan tetapi yg di tangkap baru 6 Orang, sementara puluhan pelaku lainnya masih melenggang dan belum di tahan. Komunitas BELADIRI ini sudah sangat meresahkan sekali, menjadi kebiasaan bagi mereka jika satu diantara saudara seperguruannya bermasalah maka yg lainnya pun akan ikut terjerumus dalam masalah itu. Seteru ini bisa berkepanjangan jika persoalan Ijin Bela diri ini tidak segera di Hentikan, dikarenakan akan menjadi bias bagi warga yang lainnya. Besar harapan agar Persoalan ini bisa di Proses dan para pelakunya bisa segera ditangkap semuanya, sesuai keterangan yang sudah di ambil baik dari Pelaku dan beberapa korban juga saksi yang belum dipanggil dan dimintai keterangannya. Terima Kasih.
Balasan :

Berta Ayomi | Selasa, 16 Januari 2018 17:51 WIB
Kepada bapak2 polisi yang baik, mungkin bapak dorang bisa amankan orang-orang pemabuk yang berkeliaran hingga buat keributan didaerah youtefa tempat kami tinggal tepatnya jalan masuk depan hotel Citihub. Ada sebuah rumah paling ujung berwarna hijau beraktifitas judi togel dan sering mangadakan acara dengan musik yg keras hingga pagi. kami sangat sayangkan ada beberapa oknum polisi sering datang bukan sebagai aparat tp ambil uang pengamanan judi togel. Kami orang papua juga merasa malu dengan keberadaan mereka yg sering putar musik keras2 juga mabuk-mabukan hingga masyarakat sekitar menjadi resah apalagi banyak yang punya anak2 kecil dan bayi. sekiranya bapak2 polisi bisa membuat daerah kami menjadi aman dan tentram. kami juga sangat sayangkan keberadaan RT dan RW kami yang tdk aktif didaerah kami. atas perhatian bapak2 polisi sy sampaikan terima kasih dan Tuhan Memberkati.
Balasan :

Herdiman | Rabu, 10 Januari 2018 19:00 WIB
Bapak KAPOLDA PAPUA, IRJEN POL. BOY RAFLI AMAR Sesuai dengan Laporan Polisi No POL.:LP/60/X/2017/Lantas Tanggal 03-10-2017. Termuat di media Cepos tgl 04-10-2017. Sampai saat ini dari Kasus itu, Pihak Polsek Harapan Kabupaten Sentani. Masih menggantung keterangan kasusnya karna Pelaku yg di bui, juga hanya menjadi korban dari Kasus itu. Jika ini ada Kebenarannya, mengapa sampai saat ini kasusnya belum masuk ke Jaksa... Bapak KAPOLDA yg terhormat, Mohon Perhatian dan bantuannya utk Menyelesaikan Kasus ini. Trima Kasih.
Balasan :
  • Laporan anda akan kami teruskan kembali ke Bid Propam Polda Papua. Terimakasih [admin TIK]
  • Berdasarkan surat nomor B/98/I/2018/Itwasda tanggal 12 Januari 2018, Inspektorat pengawas daerah Polda Papua telah meminta klarifikasi ke Polres Jayapura untuk mengecek sejauh mana perkembangan penanganan Laporan Polisi, serta langkah-langkah yang telah dilakukan dalam menangani perkara tersebut. Terimakasih atas partisipasi anda demi meningkatkan kinerja Polri kedepan.

Pahril | Rabu, 10 Januari 2018 18:56 WIB
ass. sy minta tolong kepada tim IT polda papua agar menyelidiki no hp ini, 082347172357 dan 082293489549 dan no req An. RAMZUL HINAYAH 4210044743 bank muamalat karna mereka sdh menipu saya dengan modus penjualan agen pulsa sejumlah Rp.1Jt, saya sdh melapor ke polres boven digoel namun tdk beliau beliau mengatakan bahwa ini rumit dan butuh dana yg besar, dan jaringan tdk mendukung di polres Boven Digoel,akhirnya mereka hanya kasi arahan agar tdk mudah percaya, namun apa mo di kata nasi sdh menjadi bubur, akhirnya sy usahakan minta kembali dana sya kepada GLOBAL PULSA YG KATANYA BERADA DI Jakarta, namun mereka malah mengarahkan sy ke ATM UNTUK TRANSFERKAN mereka plsa, tpi sy menolak, karna takut kena dua kali, jadi saya memohon dengan sangat agar laporan sy ini bisa di peroses oleh bapak ibu sekalian. agar kejahatan yg seperti ini tdk terulang kembali dan memakan korban yg lebih banyak lagi. demikian atas perhatiannya saya sampaikan terima kasih. apa bila ada yg kurang jelas dapat hubungi say di no ini 081325334429. assalamualaikum wr wb, pahril BOVEN DIGOEL
Balasan :
  • Laporan anda telah kami laporkan kepimpinan, selanjutnya silakan membuat Laporan Polisi di kantor polisi terdekat. Terimakasih [admin TIK]

Benyamin Wompere | Rabu, 10 Januari 2018 18:46 WIB
Bapak Kapolda yang terhormat, Serta Bagian Provos Polda Papua tolong lihat kinerja Polres Kabupaten Supiori. Kronologis Masalah Pada tanggal 2 Januari 2018 jam 07 : 00 WIT malam, kakak saya selaku korban yang bernama Frans Wompere sedang merayakan Tahun Baru tepatnya Di Desa Sorendiweri Kabupaten Supiori, kemudian dia diamankan oleh aparat keamanan dalam hal ini Regu 3 Polres Kabupaten Supiori yang bertugas pada tanggal 2 Januari 2018 dengan alasan mabuk dan mengacau dijalan( Yang bersangkutan tidak melakukan apa apa dan tidak memukul siapapun). Setelah menangkap korban tepat jam 7 : 35 WIT kemudian mereka mengamankannya ke Polres Kabupaten Supiori. Di sana korban dipukul hingga tak sadarkan diri dan sobek pada bagian bibir. Tepat jam 10 : 00 WIT (malam) korban dibawa Regu 3 Polres Supiori selaku yang bertugas waktu itu ke ke RSUD Kabupaten Supiori karena tidak sadarkan diri dan darah yang terus mengalir pada bagian bibir, setelah tiba di Rumah Sakit korban sadar dan bertanya kenapa dia dipukul hingga sobek pada bagian bibir, tetapi perlakuan yang korban dapatkan kini lebih beda. Korban kembali di pukul oleh Regu 3 Polres Supiori yang bertugas pada tanggal 2 Januari 2018 tepat nya didepan RSUD Kab. Supiori. Menurut keterangan dari Warga yang berada di RSUD bahwa Saudara Frans Wompere diborongi oleh semua regu 3 yang bertugas mengantarnya ke Rumh Sakit, mereka mengingjak injaknya dengan sepatu laras, akibat dari perlakuan ini korban tidak sadarkan diri, bibir kembali sobek dan patah satu gigi. Tepat jam 11 :00 Setelah korban tidak sadarkan diri kemudian aparat keamanan tidak memasukkannya lagi ke rumah sakit tetapi korban dibawah kembali ke Polres Supiori, disana korban dibiarkan tinggal sendirian dengan posisi pingsan dan berdarah diatas mobil sat sabhara Polres Supiori. Setelah Korban sudah tidak sadarkan diri, regu 3 yang bertugas malam itu langsung membubarkan diri tanpa memberi pertolongan kepada korban. Tepat jam 12 : 40 keluarga korban yang bernama Benyamin Baab dan Lewi Baab mencari keberadaan korban hingga mereka menemukan korban di Polres Kabupaten Supiori tepatnya diatas Mobil Sat Sabhara dengan posisi pingsan dan berdarah seluruh tubuhnya. Kemudian pihak keluarga korban membawa kembali korban dengan menggunakan motor ke Rumah milik korban untuk meminta pertolongan. Tepat jam 1 : 00 korban diantar kembali ke RSUD kab Supiori untuk mendapatkan perawatan. Akibat dari perlakuan ini korban pingsan 5 jam, terdapat sobek pada bagian bibir, dan terdapat gigi yang patah. Pada tanggal 3 Januari 2018 jam 2 : 00 Siang kami keluarga korban atas nama Dersila Wompere melapor ke bagian Provos Polres Kab untuk meminta nama nama Regu 3 yang bertugas untuk bertanggungjawab tetapi bagian Provos tidak memberi respon. Kami juga meminta untuk bagian Provos harus menindaklanjuti anggotanya yang telah menghadapi masyarakat sipil dengan pendekatan kekerasan serta pembiaran kepada korban yang sedang pingsan dan berdarah dan harus butuh pertolongan tetapi dibiarkan begitu saja diatas mobil sabhara sampai kami keluarga korban sendiri yang memberi pertolongan. Sampai tanggal 05 01 2018 belum ada balasan dari pihak berwajib. Isi Laporan A. Meminta pertanggungjawaban atas pemukulan secara tidak wajar di depan Masyarakat umum tepatnya di RSUD Kab.Supiori B. Meminta pertanggungjawaban atas pembiaran terhadap korban yang sudah pingsan dan tidak di kembalikan ke Rumah sakit tetapi membiarkan nya diatas Mobil Shabara. Hingga keluarga korban sendiri yang menyelamatkannya korban. ( Ini Pelanggaran Hak Asasi Manusia) Kami selaku pihak dari korban merasa kecewa kepada kinerja Polres Supiori karena sebelumnya sudah ada Surat Resmi yang masuk untuk Polres Kabupaten Supiori bahwa Perayaan Tahun Baru akan dirayakan mulai dari tanggal 1 6 Januari 2018. Jika ada masyarkat sipil yang merayakan dengan minuman alkohol harusnya diamankan saja ke sel bukan dengan pendekatan kekerasan serta pembiaran yang bisa saja merenggut nyawa jika tidak cepat tertolong. Mohon di beri teguran keras.! Terimakasih
Balasan :
  • Kepada Bapak Benyamin terimakasih atas laporan anda, selanjutnya silakan membuat Laporan Polisi. Terimakasih [admin TIK]
  • Berdasarkan surat nomor B/99/I/2018/Itwasda tanggal 12 Januari 2018, Inspektorat pengawas daerah Polda Papua telah meminta klarifikasi ke Polres Jayapura untuk mengecek sejauh mana perkembangan penanganan Laporan Polisi, serta langkah-langkah yang telah dilakukan dalam menangani perkara tersebut. Terimakasih atas partisipasi anda demi meningkatkan kinerja Polri kedepan.

Awal Sebelumnya 1 2 3 4 Selanjutnya Akhir

Nama

Alamat Email

No Telphone

Judul Pengaduan

Isi Pengaduan

Antispam
 
Get the Flash Player to see this player.
Pembukaan Pelatihan SMS 1120

Lainnya
Users online class errors:
  • Unable to delete visitors