Tampilan website Polda Papua

 Biasa saja
 Bagus
 Cukup bagus

 
JOHANIS TANETI

kelamin : Laki - laki
TTL : Selil (Muting), 27 Desember 1954
Umur : 46 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Lainnya

Form Pengaduan Online


marcos | Selasa, 23 Desember 2014 23:45 WIB
Di teluk wondama ada oknum oknum polisi yang menyulap bbm subsidi menjadi bbm non subsidi(industri), dampaknya bbm subsidi cepat habis dipasaran. Ada juga modusnya memasukan bbm ke teluk wondama dengan cara ilegal (tanpa ada perizinannya). Kalau masyarakat yang melakukannya tindak bensin disita, coba diterapkan juga dijajaran sendiri
Balasan :

Ondi | Kamis, 10 Juli 2014 05:20 WIB
Saya adalah Warga negara indonesia yang taat hukum, Saya ingin melaporkan bahwa di daerah tempat tinggal saya, yaitu di Kota Sentani, kabupaten Jayapura-Papua setiap malam diadakan konvoi Motor oleh ratusan anak-anak muda dengan kendaraan bermotor yang menggunakan kenalpot yang sangat bising (kenalpot racing) dan sangat mengganggu warga yang akan istirahaat dan juga para pengguna jalan raya lain yang memiliki kepentingan. kegiatan konvoi motor itu sudah berlangsung selama 1 minggu namun tidak ada tindakan apapun dari pihak kepolisian setempat (Polsek Sentani kota), seakan ada pembiaran. Saya harap Aparat Penegak Hukum dapat lebih responsif dalam melindungi masyarakat dari gangguan pelanggaran hukum di lingkungan kerjanya. Terimakasih, Bravo POLRI
Balasan :

Riki.sip | Jum'at, 11 Oktober 2013 03:44 WIB
Pengaduan saya pada tanggal 10 oktober 2013. tentang banyaknya pemabuk yang berkeliaran di pasar sanggeng,Manokwari dan lokasi sekitarnya pada pukul 16.00 WIT hingga malam. saya juga warga lain ( pendatang ) sangat terganggu dengan para pemabuk yang sering memalak para pedagang dan pejalan kaki,,,, mohon bantuannya dari Bapak kepolisian untuk mengamankan daerah tersebut,,,, agar tercipta rasa aman dan nyaman bagi warga manokwari
Balasan :

polres teluk bintuni | Kamis, 10 Oktober 2013 18:26 WIB
Kami dri wartawan yg ada dibintuni membuat laporan hasil keputusan sidang kode etik an.Fransiskus Fernatubun dan Erikson Oihirin dimna sehrusnya mereka itu dipecat dri kepolisian krn merka sdh tdk melaksanakn dinas selama 1thun lebih namun kenyataan hasil keputusan sidang kode etik kemarin mreka itu tdk dipecat sehingga menimbulkan kecemburaan bagi anggota2 polres bintuni yg lain khususnya bagi anggota polres bintuni yg sdh pernah kena periode penundaan pangkat,anggota2 yg pernah kena hukuman periode penundaan kenaikkan pangkat banyak mengeluh kepada kami karena ke 2 anggota tersebut Fransiskus Fernatubun dan Erikson Oihirin tdk mendapatkan periode penundaan kenaikan pangkat sehingga membuat kami mengambil satu keputusan utk melaporkan hal ini kepada kapolda papua.mohon kapolda papua menindak lanjuti laporan kami ini karena anggota2 polres bintuni yg lain merasa tdk ada lgi keadilan buat anggota2 polres bintuni yg lain.
Balasan :

Benzelina | Rabu, 09 Oktober 2013 00:08 WIB
tindakan seorang polisi di kabupaten Sarmi yang bernama Bripka Hendrik Jack Peday, kesehariannya bertugas untuk mengamankan pasar sentral Mararena.petugas polisi ini bertindak mengamankan seorang yang mabuk sudah diluar prosedur. karena : 1.sebagai orang yang waras seharusnya dapat secara bijaksana dalam mengamankan orang yang mabuk, 2.mengarahkan pistol kearah orang mabuk ini dan memukul-mukul kepala belakang orang yang mabuk ini dengan pantat pistol hingga kepalanya bocor, 3. menyuruh massa untuk mengkroyok dan memukul orang mabuk ini hingga tidak berdaya.
Balasan :

Awal Sebelumnya 1 2 3 4 Selanjutnya Akhir

Nama

Alamat Email

No Telphone

Judul Pengaduan

Isi Pengaduan

Antispam
 
Get the Flash Player to see this player.
Pembukaan Pelatihan SMS 1120

Lainnya
Users online class errors:
  • Unable to delete visitors